Jaang: Jangan Terprovokasi WA ataupun Medsos

167 Views | 21 Mei 2019

Rakor Forkompinda, Dihadiri Ormas, Parpol, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama

SAMARINDA. Walikota Samarinda Syaharie Jaang mengingatkan begitu kejamnya hoax bisa berdampak pada perpecahan dan kehancuran.

Hal ini disampaikannya ketika memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) kota Samarinda dengan tema "Sinergitas Forkopimda dan Tim terpadu dalam mengantisipasi  konflik sosial dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa paska pemilu serentak tahun 2019 di aula rumah jabatan walikota, Selasa (21/5).
Rakor kali ini cukup berbeda dari biasanya. Bukan hanya dari unsur pimpinan saja, tapi juga menghadirkan seluruh Camat dan Lurah, Ormas, perwakilan Partai Politik, tokoh masyarakat hingga tokoh agama.
"Rakor Forkompinda ini rutin kita laksanakan tiap bulan untuk antisipasi terhadap berbagai gejolak yang mengemuka di masyarakat, termasuk masalah kelangkaan sembako terlebih persoalan kondusifnya dan keamanan kota," ucap Jaang.
Untuk kali ini, sebutnya pentingnya antisipasi terkait paska Pemilu yang rentan menganggu keamanan dan kondusif kota.
"Agar selalu  aman dan kondusif,  jangan sampai terprovokasi dengan kabar-kanar berita dari WA atau medsos manapun. Kalau kita menerima informasi, jangan diteruskan," pesannya.
Ia juga mewanti-wanti agar Camat hingga Lurah selalu waspada sebagai kepala wilayah dan kepanjangan tangan walikota.
"Camat jangan tidur jam 9 malam.
Camat dan lurah harus tetap waspada pada wilayahnya masing-masing serta selalu mengadakan pendekatan kepada tokoh masyarakat," pesan Jaang lagi.
Waka Polresta Samarinda AKBD Dedi Agustono menyampaikan pihaknya selalu mengadakan patroli secara rutin dan intensif ke seluruh wilayah kota Samarinda yang back-up oleh TNI.(kmf10)

Halaman Sebelumnya Halaman Selanjutnya
SEPUTAR DISKOMINFO KOTA SAMARINDA
trending DISKOMINFO KOTA SAMARINDA