5 Puskesmas Samarinda Didorong Berubah Status Menjadi BULD

113 Views | 4 September 2019

SAMARINDA. Pemerintah Kota Samarinda merencanakan pengelolaan puskesmas dengan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dari 26 Puskesmas yang tersebar di 10 Kecamatan, hanya 5 Puskesmas yang kini dipersiapkan menjadi pioner masuk dalam sistem BLUD. Diantaranya Puskesmas Sungai Siring, Segiri, Trauma Center, Baqa dan Puskesmas Wonorejo.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Rustam mengutarakan upaya pembentukan Puskesmas BLUD tadi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Sebenarnya kalau kita lihat di pulau Jawa hampir semua puskemas di sana sudah berubah status menjadi BLUD, walaupun di Samarinda baru memulai, Insya Allah tahun depan 5 Puskesmas ini bisa terwujud,” kata Rustam dalam rapat persiapan pembentukan puskesma BLUD, di ruang rapat Sekda, Rabu (4/9).

Untuk merubah status dari UPT menjadi BLUD tadi, pihaknya telah membentuk tim penilai yang diketuai oleh Sekretaris Kota Samarinda. Dimana tim ini nantinya yang akan menentukan apakah 5 puskesmas tersebut layak atau tidak dijadikan BLUD setelah penyusunan dokumen rampung.

“Intinya kelima puskesmas yang terpilih tadi sudah rekreaditasi sambil melengkapi sarana dan prasarana puskesmas,” ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin mengatakan merubah status puskesmas menjadi BLUD sudah sejalan dengan visi dan misi Walikota untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik.

“Jadi kalau kelima puskesmas ini sudah berubah status menjadi BLUD, setidaknya manfaatnya betul-betul bisa dirasakan masyarakat,” kata Sugeng.

Oleh itu, untuk mempercepat proses perubahan status tadi, mantan Kepala Bappeda Samarinda ini sangat mendukung dan meminta kepada Dinas Kesehatan untuk segera menyelesaikan tahapan-tahapan awal dengan membuat SK Pembentukan Tim Penilai, sehingga tahun 2020 perubahan status tersebut bisa terwujud untuk 5 puskesmas dimaksud.

“Yang jelas perubahan pelayanan puskesmas menjadi BLUD dalam rangka memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat dengan prinsip efisiensi dan produktivitas tanpa mengutamakan keuntungan agar dapat berkembang lebih baik lagi termasuk dalam pengelolaan keuangan yang ada di puskesmas, sehingga pelayanan ke masyarakat juga meningkat," tutur Sugeng menutup.(kmf4)

Penulis: Ahmad Haidir -- Editor: Doni

Halaman Sebelumnya Halaman Selanjutnya
SEPUTAR DISKOMINFO KOTA SAMARINDA
trending DISKOMINFO KOTA SAMARINDA