Gerakan Shalat Subuh Berjamaah di Darul Ihsan

Post By : User Kosong Created : 3 years ago Jurnalis : Doni

Nusyirwan: Tak Lagi Fokus di Masjid Besar

KOMINFO.SAMARINDA--Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail memberi apresiasi terhadap kegiatan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah di masjid Darul Ihsan, Jl Siti Aisyah kelurahan Teluk Lerong Ilir, kemarin.
“Hari ini (Kemarin, red) saya ada dua kegiatan gerakan shalat subuh berjamaah. Satunya di masjid Islamic Centre, tapi saya memilih di sini karena kami menghormati dan bersyukur, ternyata gerakan ini sudah bergerak ke masjid masjid sekitar masyarakat, tidak lagi terfokus di masjid besar,” ucap Nusyirwan dalam sambutannya.
Nusyirwan menceritakan kegiatan safari shalat Subuh Pemkot Samarinda di bulan Ramadhan, dimana beberapa masjid yang didatangi, lebih banyak rombongan Pemkot daripada jamaah masjid setempat.

“Mudahan dengan gerakan shalat Subuh berjamaah di masjid Darul Ihsan, akan terus bergerak ke masjid masjid lainnya. Sehingga semakin banyak umat muslim yang subuhnya berjamaah, dan yang datang berjamaah bukan karena gerakan ini, melainkan panggilan Allah,” tutur Nusyirwan.
Ketua Pengurus Masjid Darul Ihsan Ahmad Junaidi mengatakan kegiatan ini juga upaya mendukung program pemerintah yang menggaungkan gerakan shalat Subuh berjamaah.
“Harapan kita melalui kegiatan ini, sebagai tonggak awal melaksanakan shalat wajib 5 waktu berjamah di masjid. Di samping juga sekaligus bersilaturahmi,” imbuh Junaidi.
Pasalnya, lanjut Junaidi gerakan shalat subuh ini diisi juga tausiah dan ditutup dengan silaturahmi sambil sarapan pagi. “Insya Allah, kita akan agendakan sebulan sekali dengan menghadirkan penceramah yang bervariasi sehingga semakin banyak ilmu dan amalan yang didapat,” ungkap Junaidi lagi.
Sementara ustadz H Syahrul Mubarak menekankan nilai nilai dari shalat Subuh berjamaah dan shalat fardhu berjamaah. “Dengan banyak yang subuh berjamaah, barokah akan turun dan Samarinda akan makmur. Kalau kita beriman dan bertaqwa, hidup kita tidak akan menemui kesusahan. Semoga tidak subuh minggu saja yang ramai, tapi setiap hari di semua masjid,” ucap Guru Barok--demikian Syahrul disapa.(kmf2)