Jaang: Saya Pastikan Maju di Pilgub Kaltim

Post By : User Kosong Created : 3 years ago Jurnalis : Herman
KOMINFO.SAMARINDA -Walikota Samarinda, Syaharie Jaang kian memantapkan niatnya untuk maju sebagai Calon Gubernur Kaltim menggantikan Gubernur Awang Faroek Ishak yang masa jabatannya berakhir tahun depan. Tentunya keputusan tersebut bukannya tanpa alasan. Selain karena sebagai pimpinan partai besar yakni Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim, Walikota Samarinda dua periode yang sebelumnya pernah menjabat Wakil Walikota (Wawali) dua periode itu memang diakui sarat pengalaman. Apalagi seiring banyaknya dukungan warga yang mengharapkan agar Jaang bisa memimpin Kaltim dengan harapan bisa berbuat lebih banyak bagi daerah ini.
"Saya pastikan maju di Pilgub Kaltim 2018. Memang politik itu dinamis. Tapi saya pastikan hari ini, saya tetap maju di Pilgub Kaltim," tegas Jaang saat berdiskusi dengan sekelompok mahasiswa di Samarinda yang mengharapkan penuh agar Jaang bisa tetap memimpin Samarinda hingga tuntas masa jabatannya 2021 mendatang, Senin (20/2/2017) siang. Meski menyatakan maju, lanjut Jaang, bukan berarti serta merta seluruh energi tercurah untuk meraih kursi KT1. Karena hingga kini, ia mengaku masih terus berkomitmen untuk membangun komunikasi dengan seluruh jajaran di Pemkot Samarinda maupun dengan warga Kota Tepian umumnya. Intinya memastikan agar pelayanan bagi masyarakat maupun pembangunan di kota ini terus berjalan normal. "Setelah Flyover, pengecoran jalan lingkungan dan gang yang mencapai 3.800 ruas, saya masih punya PR serius. Jembatan Mahkota II harus benar-benar segera dinikmati warga," kata Jaang. Bahkan tutur dia, akses jalan yang kini mulus hingga ke seluruh sudut kota itu dulunya menjadi harapan masyarakat. Saat hendak maju sebagai Walikota Samarinda di periode pertama 2010 lalu, kala itu akses jalan rusak menjadi keluhan warga paling dominan. "Alhamdulillah, saat ini semuanya sudah mulus dan dinikmati warga. Bagi saya, pembangunan baru dinyatakan berhasil kalau hasilnya bisa dinikmati secara maksimal oleh masyarakat," pungkas Jaang. (kmf3)