Wawali Sebut Transportasi Air Masih signifikan

Post By : Gary Setyawan Created : 2 years ago Jurnalis : Herman

  Perkembangan zaman yang diiringi dengan kemajuan sarana transportasi, ternyata tidak bisa mengalahkan transportasi air di Kota Samarinda. Ya, ibukota Provinsi Kaltim ini memang dibelah Sungai Mahakam sehingga membuatnya tidak bisa terlepas dari aktivitas di sungai maupun transportasi yang menghubungkannya. Bahkan meski hingga beberapa jembatan telah terbangun di kota tersebut, tetap saja transportasi air masih terus eksis hingga sekarang.

 Hal ini diakui Wakil Walikota (Wawali) Samarinda, Nusyirwan Ismail pada pembukaan sosialisasi kampanye SAR Keselamatan pelayaran sungai tahun 2017 di Hotel MJ, Samarinda Kota, Kamis (7/9/2017) pagi. Dalam kegiatan yang diprakarsai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda dengan menghadirkan para pengemudi kapal penyeberangan itu, Wawali mengakui jika transportasi air masih sangat pantas untuk dipertahankan. Meski jumlahnya tidak bertambah, namun menurut dia, sebagian besar masyarakat masih tetap menggunakan jasa kapal penyeberangan dalam setiap aktivitas ekonomi di kota ini.
"Makanya saya anggap kapal penyeberangan ini masih sangat signifikan dan memang lebih cepat. Pernah ada kebakaran di wilayah Samarinda seberang, karena mau cepat sampai di lokasi sehingga saya pilih pakai kapal. Mobilnya justru belakangan menyusul," terang Wawali yang melupakan putra asli kelahiran Samarinda dan mengetahui persis perkembangan transportasi air di kota ini.
Namun di sisi lain lanjut dia, para pengemudi juga harus memperhatikan secara sungguh soal aspek keselamatan. Tentunya keselamatan dimaksud memiliki standarisasi yang jelas. Karena itu, diminta kepada para pengemudi agar bisa menggunakan momen tersebut untuk menimba lebih banyak ilmu dari para narasumber yang hadir.
"Yang juga tidak kalah penting jangan sampai ada pengemudi yang pakai narkoba. Saya selaku Ketua BAN (Barisan Anti Narkoba, Red) Kota Samarinda meminta kepada Dishub agar test narkoba jangan hanya dilakukan menjelang Lebaran saat arus mudik dan arus balik. Tapi kalau bisa dilakukan secara rutin. Kalau perlu ada test dadakan sehingga kita bisa tahu pasti mana saja pengemudi yang memang layak," tandasnya.
Wawali yang hadir didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah itu juga meminta kepada semua pihak termasuk para pengemudi untuk bisa menyukseskan Samarinda Smart City. Salah satu contoh yang paling nyata dalam Smart City adalah panfaatan sistem aplikasi dalam membantu aktivitas manusia. mulai dari pelayanan administrasi, altivitas jual beli, hingga aktivitas transportasi yang terdukung oleh sistem aplikasi online.
"Saya minta agar kita semua jangan terpancing oleh berita hoax apapun. Karena Samarinda ini sudah sangat terkenal damai dengan beragam suku dan etnis. Mari kita jaga bersama situasi damai di daerah maupun negara kita tercinta ini," ajak Nusyirwan. (kmf3)