PEMKOT Telah Menyelesaikan Sistem Aplikasi Smart City

Post By : User Kosong Created : 2 years ago Jurnalis : Anonymous
Salah satu bagian misi mewujudkan Kota Samarinda sebagai Kota Smart City akan merevitalisasi komplek Citra Niaga untuk dijadikan City Walk, selain itu dalam progam Quick Win Pemerintah Kota Samarinda telah menyelesaikan sistem aplikasi penunjang Smart City.
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tindak lanjut nota kesepahaman elektronifikasi transaksi keuangan di Ruang Rapat Wakil Walikota Balaikota dipimpin Sekda Kota Samarinda Sugeng Chairuddin (10-4-2018) Siang. Dihadiri oleh Christian Bank Indonesia, Arief Prabowo BNI, Paulus BCA, Agus Rusmantoyo PT BPD Kaltimtara, Eny Rosayanti BRI, Vano Daniel Pertamina, Aji Syarif Hidayatullah Kadis Kominfo, Imam Bapenda dan Pejabat lainya. “Kami dari Kominfo ingin menyampaikan bahwa sesuai dengan penghargaan yang diberikan Kementrian Kominfo bahwa Samarinda menjadi Kota Smart City, kita terpilih dari 25 Kabupaten kota se Indonesia 514 kabupaten kota, maka ada beberapa program untuk menuju kota smart city yang tidak kalah pentingnya adalah pembayaran dengan non tunai” kata Dayat Memang kalau berbicara Smart City sangat luas dari segi Pendidikan, Permukiman, Lingkungan, Kesehatan dan lain-lain. Oleh karena itu atas nama Pemerintah Kota Samarinda melalui Diskominfo telah menyelesaikan Sistem Aplikasi penunjang Smart City seperti e-kelurahan, e-warga, Web 59 kelurahan, Web 10 Kecamatan, Web 26 Pukesmas, e-bencana/Panic Button, Surat Elektronik (Sulek), Dashboard Samarinda, Programming Interface (API) dan antrian online. “Kami akan mempercepat menyelesaikan Citra Niaga dalam waktu dekat dengan diresmikannya Bandara APT Pranoto 25 Mei nanti maka kami ingin menjadikan Citra Niaga sebagai Icon Kota Samarinda” kata Dayat “Sambil menunggu revitalisasi komplek Citra Niaga yang dikerjakan beberapa aplikasi sudah kami susun dan sekarang kita berusaha fokus dulu dalam aplikasi pembayaran non tunai SPBU” kata Sugeng Penerapan pembayaran non tunai SPBU sendiri sebagai percobaan akan dilakukan kepada Pejabat ASN yang berjumlah 1237 dengan menggunakan ID Card ASN dan apabila berhasil akan diterapkan ke masyarakat. Vano Daniel mewakili PT Pertamina mengungkapkan ada 26 titik SPBU yang ada diKota Samarinda dan beberapa perusahaan sudah menerapkan pembayaran non tunai dalam mekanismenya sendiri hanya 2 SPBU yang dipakai yaitu SPBU Kusuma Bangsa dan Slamet Riyadi prinsipnya kami siap kedepan apabila berhasil seluruh SPBU akan melakukan pembayaran non tunai” Pungkasnya.